Kepala Dinas

MAMAN KOSTAMAN, SH

Login Anggota

Video

Struktur Organisasi PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Jumat, 09 Mei 2014 08:56

C. Struktur Organisasi

Struktur Organisasi Berdasarkan Peraturan Bupati Indramayu Nomor 34 Tahun 2008, susunan organisasi Dinas Koperasi UKM, Perindustrian  dan Perdagangan Kabuptaen Indramayu sebagai berikut :

1. Kepala Dinas;

2. Sekretariat, membawakan;

- Ka Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi

- Ka Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

- Ka Sub Bagian Keuangan

3. Kepala Sub Bidang Perindustrian, membawakan;

- Kepala Seksi Argo dan Sandang

- Kepala Seksi Kimia dan Bahan Bangunan

- Kepala Seksi Logam, Mesin da Elektronika

4. Kepala Sub Bidang Perdagangan,membawakan;

- Kepala Seksi Usaha, Pasar dan Distribusi

- Kepala Seksi Perlindungan Konsumen dan Metrologi

5. Kepala Sub Bidang Koperasi,membawakan;

- Kepala Seksi Kelembagaan Koperasi

- Kepala Seksi Usaha dan Pembiayaan

- Kepala Seksi Penyuluhan dan Pelatihan Koperasi

6. Kepala Sub Bidang Usaha Mikro Kecil dan  Menengah (UMKM), membawakan;

- Kepala Seksi Kelembagaan UMKM

- Kepala Seksi Kerjasama dan Kemitraan

- Kepala Seksi Usaha dan Pembiayaan UMKM.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
diskoperindag PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Selasa, 11 Maret 2014 14:22

KOPERASI, UKM, PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN

A. PERINDUSTRIAN & PERDAGANGAN

Sektor Industri merupakan salah satu sektor yang banyak di lirik masyarakat sebagai sarana dalam menghadapi era globalisasi. Kabupaten Indramayu saat ini telah mengembangkan kawasan industri terbatas Balongan serta zona industri di wilayah Losarang , Kandanghaur dan Sukra dalam rangka mengembangkan industri hilir Migas dan Manufaktur.

Perindustrian di Indramayu antara lain industri kerajinan dan agroindustri.

 

A. INDUSRTI KERAJINAN

1. Industri batik

Di Indramayu ada sekitar 323 jenis motif batik klasik, dan yang telah di daftarkan hak ciptanya 93 jenis motif dan yang sudah mendapatkan Hak Cipta ada 50 jenis motif. Batik Indramayu memiliki peluang pasar yang luas, saat ini wilayah hasil produksinya tidak hanya pasar domestik tapi juga pasar luar negeri yaitu Jepang, Kanada, dan Amerika. Adapun lokasi produksi yang berpotensi untuk dilambangkan adalah Kelurahan Paoman, Desa Pabean Udik, Desa Penganjang, Desa Terusan dan Desa Babadan.

Batik yang berciri khas pesisir memiliki corak yang berbeda dengan batik daeerah lain. Perpaduan antara kepercayaan, adat istiadat, seni dan lingkungan kehidupan pesisir di tambah lagi adanya pengaruh dari luar seperti cina, arab, timur tengah, serta eropa mempengaruhi terbentuknya motif dan karakter batik tulis pesisir “Batik Indramayu”.

 

2. KERAJINAN LOGAM

Industri kerajinan logam di Kabupaten Indramayu merupakan sebuah potensi yang cukup besar, dikarenakan keahlian daur ulang dan cor logam yang merupakan keahlian yang turun temurun. Industri ini tidak hanya memiliki nilai ekonomis tapi juga nilai budaya, sehingga apabila di kembangkan dan di lestarikan akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Produk - produk yang di hasilkan antara lain lampu gantung, lampu tembok, meja, kursi dan lain-lain, pemasaranya telah sampai ke kawasan Eropa. Saat ini industri logam yang telah berkembang dan memiliki potensi untuk di kembangkan dan memiliki potensi untuk di kembangkan ada di Kecamatan Karangampel, Juntiyuat, Sliyeg sedangkan untuk kerajinan pande besi yang membuat alat - alat pertanian terdapat di Widasari, Haurgelis, Anjatan, Kertasmaya, Bongas, Losarang.

 

TOPENG

Kerajinan topeng berkembang di desa Tambi, Gadingan dan Topeng ini selain untuk tari juga dapat di gunakan untuk dekorasi ruangan.

 

4 BORDIR

Kerajinan bordir berkembang di desa Sukawera Kecamatan Widasari ± 27 km dari kota Indramayu dengan jumlah pengrajin 264 orang.

 

5GITAR MINI

Kerajinan ini di produksi dan berkembang di Kecamatan Lelea ± 17 km dari Kota Indramayu dan hasilnya selain untuk pasar local juga regional maupun ekspor.

 

B. INDUSTRI AGROINDUSTRI

Agroindustri yang banyak terdapat di Indramayu adalah industri pengolahan ikan, dan salah satunya adalah industri kerupuk.. Produksi kerupuk ini juga mengalami diversivikasi jenis sesui dengan potensi kelautan yang ada di Indramayu sehingga banyak ragam yang di hasilkan yaitu kerupuk udang, kerupuk ikan, dan kerupuk bawang.

Sentra industri krupuk di Indramayu terdapat di Desa Kenanga Kecamatan Sindang di mana jumlah industrinya ada 56 unit usaha dengan kapasitas produksi rata - rata 1 - 4 ton / hari. Selain itu industri pengolahan ikan lain yang telah berkembang adalah industri rajungan dan ikan asin

.

B. KOPERASI & UKM

 

 

Dalam rangka menghadapi 5 tahunan,  Dinas/Badan/Kantor dan Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten  di wajibkan untuk menyusun Rencana Strategis ( Renstra ) Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan perdagangan, yang dimaksud sebagai pedoman dan acuan kerja bagi semua petugas dalam lingkungan  Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Indramayu. Dengan demikian disamping akan terwujud persamaan persepsi diantara semua pejabat dan staf, tetapi juga dimaksud agar pelaksanaan program kegiatan pada setiap lini dan staf tidak keluar dari koridor yang telah digariskan dalam Rencana Strategis  tersebut.

Rencana Strategis  ini disusun, merupakan kelanjutan pada periode sebelumnya, maka dalam perjalanannya nanti kemungkinan akan ada perubahan dan penyesuaian, hal ini dikarenakan kemungkinan adanya perubahan kebijakan yang akan ditetapkan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Pusat dalam perjalanan pelaksanaan  kegiatan tahun kedua  Rencana Pembangunan  Jangka Menengah Daerah ( RPJMD.)

Kemudian dari pada itu Rencana Strategis ( Renstra ) OPD yang mengacu pada RENSTRA  Kabupaten Indramayu 2011 - 2015 yang bersinergis dengan Renstra Provinsi Jawa Barat yang memuat rencana umum kegiatan pembangunan 5 tahunan.

Semoga Rencana Strategis ini dapat kami jadikan bahan acuan melaksanakan pembangunan tahun tahun berikutnya..

 

Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Koperasi, UMK, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 45 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu.

A. Tugas Pokok

Dinas UKM, Perindustrian dan Perdagangan mempunyai Tugas Pokok melaksanakan kewenangan Pemerintah Daerah di Bidang Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan.

B. Fungsi

Untuk menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana disebut diatas, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Indramayu mempunyai fungsi :

  1. Perumusan Kebijakan Teknis di Bidang Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan,
  2. Penyelenggaraan Urusan Pemerintah dan pelayanan umum di Bidang Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan,
  3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di Bidang Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan,
  4. Pelaksanaan pelayanan teknis administrative ketatausahaan,
  5. Pelaksanaan Pengelolaan UPTD,
  6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
 
Visi Misi PDF Cetak Email
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 07 Juni 2012 23:46

 

Visi

“Terwujudnya Sumber Daya Insani, Iklim Usaha, Koperasi, UKM,  Industri dan Perdagangan  yang sehat , kondusif dan mandiri, serta mampu bersaing di pasar Global”.

Misi

  1. Menciptakan aparatatur yang professional, beriman dan bertakwa.
  2. Meningkatkan Perekonomian,peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam bidang  Koperasi ;
  3. Meningkatkan Perekonomian, peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam bidang  UKM ;
  4. Meningkatkan Perekonomian,peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam bidang  Industri  ;
  5. Meningkatkan Perekonomian,peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam bidang  Perdagangan ;
  6. Menciptakan dan mengembangkan usaha yang maju mandiri melalui kerjasama kemitraan dengan pemerintah dan swasta.

 

Visi Diskopindag :

“ Terwujudnya Iklim Usaha yang sehat, Kondusif dan Mandiri di Bidang Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdaganagan ”.

Misi Diskopindag :

  1. Meningkatkan Perekonomian, peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam Bidang Koperasi.
  2. Meningkatkan Perekonomian, peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam Bidang UKM.
  3. Meningkatkan Perekonomian, peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam Bidang Perindustrian.
  4. Meningkatkan Perekonomian, peran kelembagaan, iklim usaha dan pelayanan prima dalam Bidang Perdagangan.

Program dan Kegiatan Tahun 2013 :

a. Program Peningkatan kualitas kelembagaan koperasi.

  1. Kegiatan peningkatan dan pengembangan jaringan kerjasama usaha koperasi
  2. Kegiatan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pengembangan usaha koperasi.
  3. Kegiatan penguatan permodalan koperasi.

b. Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha bagi Usaha Mikro Kecil Menengah.

  1. Kegiatan pemanfaatan pengelolaan penggunaan dana pemerintah bagi usaha mikro kecil menengah.
  2. Kegiatan penunjang sentra dan prasarana usaha pedagang kaki lima.

c. Program Pengembangan kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha Kecil     Menengah.

  1. Kegiatan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan bagi kelompok wanita tani..

d. Program Pengembangan Industri Kecil menengah.

  1. Kegiatan sosialiasi dan bantuan peralatan industri  rumah tangga dalam penunjang desa binaan
  2. Kegiatan monitoring dan pengujian garam beryodium yang beredar di pasar dan produsen.
  3. Kegiatan fasiltasi gudang pabrik garam.
  4. Kegiatan  fasilitasi bantuan mesin/peralatan kemasan garam beryodium bagi IKM
  5. Kegiatan pembinaan dan pengembangan kerajinan daerah.

e. Program Peningkatan Efesiensi Perdagangan dalam Negeri (Pasar Daerah,Pasar Desa dan Toko Modern).

  1. Kegiatan peningkatan kinerja pelayanan pasar daerah.
  2. Kegiatan promosi dan pemasaran produk unggulan dalam negeri.
  3. Kegiatan peningkatan ekonomi masyarakat.
  4. Kegiatan DED 5 pasar daerah .
  5. Kegiatan  penyelesaian pembangunan los daging pasar daerah.

f. Program Pengembangan dan Pembangunan Sarana Distribusi Perdagangan.

  1. Kegiatan peningkatan pengawasan peredaran barang dan jasa.
  2. Kegiatan peningkatan pelayanan tera ulang.
  3. Kegiatan falitasi BPSK dan pengadaan konsumen oleh BPSK.

g. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.

h. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.

i. Program Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahunan.

Program dan Kegiatan Tahun 2014 :

a. Program Pelayanan Administrasi kantor.

  1. Kegiatan penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik.
  2. Kegiatan penyediaan alat tulis kantor, barang cetakan dan penggandaan.
  3. Kegiatan penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan.
  4. Kegiatan penyediaan makanan dan minuman.
  5. Kegiatan rapat-rapat koordinasi/konsultasi/kunjungan ke dalam daerah dan luar daerah.

b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.

  1. Kegiatan pengadaan perlengkapan dan peralatan gedung kantor.
  2. Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor.
  3. Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan Dinas/Operasional/Mobil Jabatan.
  4. Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan dan peralatan gedung kantor.

c. Program Peningkatan Disiplin Aparatur.

  1. Kegiatan pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapan.

d. Program Pengembangan Industri Kecil menengah.

  1. Kegiatan pengumpulan updating dan analisis data informasi program dan kegiatan.

e. Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetatif Usaha Kecil.

  1. Kegiatan penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan.
  2. Kegiatan penyusunan raperda tentang penataan dan pemberdayaan perdagangan kaki lima.

f. Program Pengembangan Sistem Pedukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil Menengah.

  1. Pemantauan pengelolaan pengguna dana Pemerintah bagi Usaha Mikro Kecil.
  2. Pengembangan sarana pemasaran produk usaha mikro kecil menengah.

g. Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi.

  1. Kegiatan peningkatan dan pengembangan jaringan kerjasama usaha koperasi.
  2. Kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan pengembangan usaha koperasi.
  3. Kegiatan pengembangan kelembagaan koperasi.
  4. kegiatan pendidikan, pelatihan dan rapat kerja usaha koperasi.

h. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan.

  1. Kegiatan peningkatan pengawasan predaran barang dan jasa.
  2. Kegiatan fasilitasi BPSK dan pengaduan konsumen oleh BPSK.
  3. Kegiatan peningkatan pelayanan tera ulang.

i. Program Peningkatan Efesiensi Perdagangan Dalam Negeri.

  1. Kegiatan peningkatan kenerja pelayanan pasar daerah.
  2. Kegiatan promosi dan pemasaran produk unggulan dalam negeri.
  3. Kegiatan pembuatan DED pasar

a

 

 

a.

 

 

 

a. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran.

b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur.

c. Program Penyusunan Dokumen Perencanaan Tahunan.

terakhir diperbarui Jumat, 09 Mei 2014 11:51